Kebenaran Bagi Dunia

Pelajaran 3 - Perjanjian Lama

Pendahuluan

Alkitab terbagi dalam 2 bagian utama. Bagian pertama di sebut Perjanjian Lama. Bagian kedua disebut Perjanjian Baru. Perjanjian Lama terdiri dari 39 kitab dalam Alkitab. Mulai dari kitab Kejadian sampai Kitab Maleakhi. Perjanjian Lama menceritakan tentang pekerjaan Allah bagi manusia mulai dari permulaan dunia hingga kelahiran Yesus.

Kitab-kitab Perjanjian Lama

Perjajian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani. 39 kitab Perjanjian Lama ditulis oleh beberapa orang yang berbeda. Orang-orang ini menuliskan berita yang mereka terima dari Allah.

Dalam Perjanjian Baru, kita pelajari bagaimana para penulis ini menerima berita yang mereka tulis: “Sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah” (2 Petrus 1:21).

Pembagian Perjanjian Lama

Kita telah mengetahui bahwa Alkitab terdiri dari dua bagian utama, yaitu Perjajian Lama dan Perjanjian Baru. Selanjutnya Perjanjian Lama dapat dibagi lagi menjadi empat bagian besar, yakni: Hukum, Sejarah, Puisi dan Nubuatan.

Kitab-kitab Hukum

5 kitab pertama dalam Perjajian Lama adalah kitab HUKUM. Kitab-kitab pada bagian ini adalah Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan. Kitab-kitab ini ditulis oleh Musa, hamba Allah yang besar.

Kitab Kejadian menceritakan tentang permulaan segala sesuatu. Dalam kitab Kejadian kita dapat belajar tentang asal-usul laki-laki dan perempuan, permulaan pernikahan, dosa, kematian, ragam bahasa, bangsa Israel, dan rencana Allah untuk menyelamatkan manusia dari dosa-dosanya.

Kitab Kejadian juga menceritakan tentang beberapa tokoh seperti Nuh, Abraham, Ishak, Yakub dan Yusuf. Tokoh-tokoh ini sering disebut sebagai para Patriakh. Kata “Patriakh” berarti “seorang bapa” atau “seorang kepala keluarga.” Kitab Kejadian menceritakan tentang Zaman Bapa-bapa (dari Adam dan Hawa sampai kepada Musa menerima sepuluh hukum di gunung Sinai). Pada zaman Bapa-bapa orang tidak memiliki hukum-hukum Allah yang tertulis dalam Alkitab. Namun, Allah berbicara lansung kepada para Patriakh dan menyatakan hukum-hukum dan pengajaran-pengajaran-Nya kepada mereka.

Kitab keluaran menceritakan tentang bangsa Israel. Allah telah memilih orang Israel menjadi umat pilihan-Nya. Dari orang Israel inilah Allah kemudian berencana untuk mengutus Yesus menjadi Juruselamat dunia. Orang Israel pergi tinggal di Mesir selama masa kelaparan (tidak ada makanan). Orang-orang Mesir menjadikan mereka budak. Kitab Keluaran menceritakan kisah bagaimana Allah mengutus Musa untuk memimpin orang Israel keluar dari Mesir.

Kitab Imamat dan Ulangan memuat hukum tertulis pertama yang Allah berikan kepada umat manusia. Hukum ini diberikan kepada Musa di gunung Sinai. Hukum ini berisi 10 hukum dan banyak hukum lainya. Hukum Musa ini HANYA diberikan kepada bangsa Israel (Keluaran 19:3; Ulangan 5:1 dst). Hukum ini berakhir hingga kematian Kristus di kayu salib. Kristus menggenapi hukum Musa dan sekaligus menghapuskannya. Baca Matius 5:17,8; Galatia 3:23-28; Kolose 2:13,14.

Kitab Bilangan adalah kitab sejarah dan juga memuat beberapa hukum yang Allah berikan kepada orang Israel. Kitab Bilangan menceritakan tentang pengembaraan orang Israel di padang belantara selama 40 tahun sebelum mereka memasuki tanah Kanaan.

Kitab-kitab Sejarah

Bagian kedua dari kitab-kitab Perjanjian Lama disebut Sejarah. Bagian ini terdiri dari 12 kitab, yakni; Yosua, Hakim-hakim, Rut, 1 dan 2 Samuel, 1 dan 2 Raja-raja, dan 1 dan 2 Tawarikh, Ezra, Nehemia, dan Ester.

12 kitab ini menceritakan tentang sejarah bangsa Israel. Kitab-kitab ini menceritakan tentang peperangan-peperangan yang di dalamnya Allah menolong bangsa Israel menghancurkan orang-orang Kanaan yang jahat. Kitab-kitab ini juga menceritakan tentang pembangunan Bait Allah di Yerusalem. Kitab-kitab ini menceritakan bagaimana bangsa Israel menjadi sebuah bangsa yang kaya dan berkuasa tetapi kemudian terbagi menjadi 2 kerajaan terpisah yang disebut Yehuda dan Israel.

Kitab-kitab ini juga menceritakan bagaimana orang Israel melupakan Allah mereka dan menyembah banyak berhala (allah-allah asing). Allah menghukum mereka karena dosa-dosa mereka dengan membiarkan bangsa-bangsa lain memperbudak mereka. Tetapi ketika bangsa Israel bertobat (memutuskan untuk berhenti melakukan hal-hal yang jahat dan kembali kepada Allah, dengan melakukan hal-hal yang dikehendaki Allah), maka Allah mengizinkan mereka untuk kembali ke kampung halaman mereka.

Kitab-kitab Puisi

Ada 5 kitab pada bagian ini, yaitu: Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkhotbah, dan Kidung Agung.

Kitab Ayub menceritakan tentang seorang yang sangat menderita. Tetapi meskipun dia memiliki banyak masalah, dia masih tetap setia kepada Allah.

Kitab Mazmur adalah puisi-puisi dan nyanyian-nyanyian yang di tulis oleh raja Daud dan beberapa orang lainnya. Puisi-puisi ini pujian kepada Allah karena kebaikan, kuasa, dan kemulian-Nya.

Kitab Amsal adalah sebuah kitab perkataan-perkataan bijaksana. Kitab Amsal ditulis oleh raja Salomo dan beberapa orang lainnya.

Kitab Pengkhotbah ditulis oleh raja Salomo. Kitab ini menceritakan tentang seseorang yang berusaha untuk menemukan kebahagiaan di dalam kekayaan, cinta, kekuatan, kepopuleran dan pendidikan. Dia menemukan bahwa tidak ada satupun dari hal-hal ini yang dapat membawa kebahagiaan. Dia mempelajarinya bahwa kebahagiaan hanya bisa datang melalui takut kepada Allah dan memelihara hukum-hukum-Nya. Kitab Kidung Agung adalah sebuah kidung cinta.

Kitab-kitab Nubuatan

Bagian terakhir dari Perjanjian Lama adalah kitab Nubuatan yang terdiri dari 17 kitab. Kitab-kitab ini ditulis oleh nabi-nabi Allah yang besar dan nama-nama mereka menjadi nama kitab-kitab tersebut. Kitab-kitab ini adalah Yesaya, Yeremia, Ratapan, Yehezkiel, Daniel, Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zepanya, Hagai, Zakharia, dan Meleakhi.

Nabi-nabi ini adalah orang-orang yang berbicara bagi Allah. Para nabi mempunyai pekerjaan besar. Pertama: mereka menegor orang-orang pada zaman mereka karena dosa-dosa mereka. Kedua: mereka diizinkan oleh Allah untuk melihat masa depan. Allah memberi mereka kuasa untuk menubuatkan hal-hal yang akan terjadi beberapa tahun kemudian. Contohnya, nabi Yesaya yang hidup 700 tahun sebelum Kristus datang ke bumi. Tetapi Yesaya telah menubuatkan tentang Kristus dan kerajaan-Nya. Baca Yesaya 53 yang mengatakan tentang kematian Kristus bagi dosa-dosa kita.

Pelajaran 4 »